Ketika Hati Bicara

MUTIARA DI HATI NILA

 

Tuhan..  

Jika aku masih diberi kesempatan untuk hidup lebih lama, ijinkan hamba melihanya untuk terakhir kalinya..

Tuhan..

Jika suatu saat Engkau memanggilku lebih cepat, ijinkan hamba melihat senyumnya untuk terakhir kalinya..

Tuhan..

Jika suatu saat Engkau mempertemukan hamba dengannya, dan saat itu dia bahagia bersama orang yang dia cinta, hamba akan turut bahagia..

Tuhan..

Jagalah selalu senyumnya, ijinkan hamba mengucapkan sepatah dua patah doa untuknya..

Tuhan..

Jaga selalu dia dan orang yang dia sayang, berikan mereka kebahagiaan..

Tuhan..

Jika kesempatan itu memang tidak ada, hamba telah rela..

Tuhan..

Hamba rela melepaskan cinta ini agar dia bahagia..

Tapi, Tuhan..

Jika masih bisa, ijinkan hamba dapat melihat nya meski itu dari kejauhan..

Aku mungkin tidak seberuntung dia, bisa mendapatkan cintamu. Aku mungkin tidak pantas untuk mendapatkan cinta yang sangat tulus darimu. Dia sangat sempurna di matamu. Begitu pula denganmu yang sangat sempurna untukku. Kamu adalah butiran tawa yang mampu membuatku bahagia. Kamu membawa hidupku lebih berwarna.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: