sebutlah sebagai penantian

Dia yg di dalam doaku teramat sering aku sebut,

begitu sering muncul dalam mimpiku,
dia yg selalu bisa membuatku tersenyum ketika bergurau,
dia yg bisa membuat kesal dengan kata katanya,
dia yg jauh disana..
iya, aku tau..
aku sangat tau, tapi apa tidak boleh aku menjadi pengagummu😁😂
apa tidak boleh aku memikirkanmu,
tentu saja..
siapa yg bisa menolak ketika cinta ditempatkan dihati,
apa aku bisa mengingkari meskipun mauku begitu..
tentu saja tidak,
biarkan saja semua seperti ini,
terkadang pikiran berbisik pada hati “mengapa dia?”
tapi, hati tak bisa menjawab,
tentu saja tak bisa,
biarkan saja semua seperti apa adanya..
sampai titik jenuh itu tiba😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: